Show simple item record

dc.contributor.authorINDONESIA.Wakil Presiden (M. Jusuf Kalla : 2014-2019)
dc.date.accessioned2019-03-27T08:21:35Z
dc.date.accessioned2019-04-04T02:30:21Z
dc.date.available2019-03-27T08:21:35Z
dc.date.available2019-04-04T02:30:21Z
dc.date.issued2017-01-31
dc.identifier.citationBagi yang sudah banyak mendapatkannya, penghargaan ini tentu menambah koleksi. Bagi yang ingin maju dalam pilkada, penghargaan ini pasti menjadi poin yang bagus, setidak-tidaknya langsung menambah suara. Jadi, kita berfoto tadi tergantung tujuannya. Saya rasa kalau yang lambat-lambat karena ingin fotonya bagus, itu biasanya tanda-tanda pasti mau pilkada. Meskipun demikian, penghargaan adalah prestasi.id
dc.identifier.urihttps://repositori.setneg.go.id:443/handle/12345/16405
dc.description.abstractAngkutan, transportasi juga merupakan kebutuhan pokok karena tidak akan ada pergerakan kita, baik itu perorangan, ekonomi, maupun barang kebutuhan sehari-hari, tanpa sistem transportasi yang baik. Ukuran baik/buruknya sistem transportasi setidak-tidaknya ada dua, yaitu kelancaran dan keamanan. Kelancaran transportasi dapat dihitung kalau di kota, berapa rata-rata kecepatan yang bisa ditempuh dalam kota, berapa kilometer, dulu bisa 30 km/jam, sekarang sebagian besar kota rata-rata di bawah 20 km/jam, malah di Jakarta kalau sedang macet, mungkin bisa terjadi paling tinggi 5 km/jam, bisa terjadi.id
dc.language.isoidid
dc.publisherSekretariat Wakil Presidenid
dc.subjectWAKIL PRESIDEN - SAMBUTANid
dc.titleSambutan Wakil Presiden Republik Indonesia M. Jusuf Kalla pada Penyerahan Penghargaan bidang Perhubungan Darat 2016 di Istana Wakil Presiden tanggal 31 Januari 2017id
dc.typePidato Wakil Presidenid
dc.keywordPENYERAHAN PENGHARGAANid
dc.keywordBIDANG PERHUBUNGAN DARAT 2016id
dc.keywordIstana Wakil Presiden, 31 Januari 2017id


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record