Show simple item record

dc.contributor.authorINDONESIA.Wakil Presiden (M. Jusuf Kalla : 2014-2019)
dc.date.accessioned2019-04-09T07:22:49Z
dc.date.available2019-04-09T07:22:49Z
dc.date.issued2017-08-09
dc.identifier.urihttps://repositori.setneg.go.id:443/handle/12345/16462
dc.description.abstractBanyak hal dasar yang telah kita jalankan untuk mengurangi kemiskinan dan juga memperbaiki kesenjangan ialah dengan meningkatkan kemungkinan pendapatan golongan masyarakat miskin dan mengurangi pengeluarannya. Dalam mengurangi pengeluarannya, kita tahu semua, sekarang diberikan banyak subsidi, apakah subsidi listrik, bahan bakar, pupuk, dan subsidi yang lain. Subsidi kita pernah mencapai hampir Rp400 triliun, hampir mencapai 20% dari APBN kita pada tahun 2014. Sungguh tinggi. Sekarang ini, karena harga minyak dunia turun, nilai subsidi kita juga turun, tetapi kita tetap memberikan subsidi yang besar, baik untuk bahan bakar, untuk raskin, dan untuk masyarakat kurang mampu. Kita juga memberikan program-program cash transfer seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan juga subsidi lain bagi penduduk
dc.language.isoidid
dc.publisherSekretariat Wakil Presidenid
dc.subjectWAKIL PRESIDEN - SAMBUTANid
dc.titleSambutan Wakil Presiden Republik Indonesia M. Jusuf Kalla Pada Pembukaan Indonesia Development Forum (IDF) 2017 Jakarta, 9 Agustus 2017id
dc.typePidato Wakil Presidenid
dc.keywordKEMISKINAN


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record